Jakarta, (Humas MTs Negeri 8 Jakarta Barat) - MTs Negeri 8 Jakarta Barat melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan secara sederhana, namun tetap berlangsung khidmat, meriah, dan sarat dengan nilai-nilai keagamaan.Tema yang diusung dalam peringatan ini adalah Meneladani Akhlak Mulia, Membangun Generasi Unggul dan Berintegritas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembiasaan keagamaan berupa pembacaan dzikir, Surat Yasin, Shalat Dhuha dan Shalat Hajat, tahlil, serta pembacaan Al-Barzanji. Suasana semakin semarak dengan lantunan hadroh yang dibawakan oleh Tim Hadroh MTs Negeri 8 Jakarta Barat.
Setelah rangkaian pembiasaan keagamaan, acara dilanjutkan dengan kegiatan formal yang dibuka oleh Ibu Indah Kusuma Dewi, S.Pd.I selaku pembawa acara. Acara kemudian diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan saritilawah yang dibawakan oleh tiga orang peserta didik MTs Negeri 8 Jakarta Barat.
Selanjutnya, rangkaian acara diisi dengan sambutan-sambutan dari Ketua Panitia, bapak H. Ahmad Syafi’I, S.Sos.I, Kepala Madrasah, bapak Mohammad Taufik, S.Ag dan Komite Madrasah, bapak Ahmad Fuadz, S.Pd.I. Ketiganya menyampaikan pesan dan harapan agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai penampilan peserta didik. Penampilan hadroh, marawis, serta ceramah dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris turut memberikan warna tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini. Penampilan tersebut sekaligus menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kemampuan mereka di bidang keagamaan maupun bahasa.
Karena dilaksanakan secara sederhana, panitia tidak menghadirkan penceramah dari luar madrasah. Materi ceramah disampaikan oleh salah seorang guru agama MTs Negeri 8 Jakarta Barat dengan mengangkat tema tentang sikap berbagai kelompok dalam menyikapi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta bagaimana umat Islam menyikapi adanya perbedaan pendapat dalam persoalan tersebut.
Ceramah diawali dengan mengumandangkan syair “Kisah Sang Rasul” secara bersama-sama. Setelah itu, guru agama menyampaikan pentingnya menyikapi perbedaan dengan bijak, saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta tidak menjadikan perbedaan pendapat sebagai alasan untuk saling menyalahkan atau memecah ukhuwah.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, keluarga besar MTs Negeri 8 Jakarta Barat diharapkan semakin mengenal perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW. Lebih dari itu, semangat Maulid diharapkan dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti membangun akhlak mulia, menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta membiasakan diri mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB tersebut menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar MTs Negeri 8 Jakarta Barat untuk bersama-sama meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat karakter religius peserta didik.
MTsN 8 Jakarta Barat Pasti Bisa!