Logo

MTSN 8 JAKARTA

Berprestasi, Unggul dan Berkarakter

Halaman

Sejarah MTsN 8 Jakarta

Pada tanggal 18 April tahun 1972, Presiden Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden No. 34 tahun 1972 tentang “ Tanggung-Jawab Fungsional Pendidikan dan Latihan.”
Dua tahun berikutnya, Keppres itu dipertegas dengan Instruksi Presiden No. 15 tahun 1974 yang mengatur realisasinya. Bagi Departemen Agama yang mengelola pendidikan Islam, termasuk madrasah. Dalam Tap MPRS No. 27 tahun 1966 dinyatakan bahwa agama merupakan salah satu unsur mutlak dalam pencapaian tujuan Nasional.
Selain itu, dalam Tap MPRS No. 2 tahun 1960 ditegaskan bahwa madrasah adalah lembaga pendidikan otonom di bawah pengawasan Menteri Agama.
Berdasarkan ketentuan ini, maka Departemen Agama sebagai penyelenggara pendidikan madrasah tidak saja yang bersifat keagamaan dan umum, tetapi juga yang bersifat kejuruan. Dengan Keppres No. 34 tahun 1972 dan Inpres No. 15 tahun 1974 itu, penyelenggaran umum dan kejuruan menjadi sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Secara implisit ketentuan ini mengharuskan penyelenggaraan pendidikan madrasah yang telah menggunakan kurikulum nasional kepada kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sejalan dengan upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah inilah, maka pada tanggal 24 Maret 1975 dikeluarkan kebijakan berupa Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang ditandatangani oleh Menteri Agama (Prof. Dr. Mukti Ali), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Letjen. TNI Dr. Teuku Syarif Thayeb) dan Menteri Dalam Negeri (Jend. TNI Purn. Amir Machmud).
Atas Dasar inilah momentum perubahan status Pendidikan Guru Agama 4 Tahun di Jakarta Barat (skrg, SMU Al-Huda) diarahkan untuk menyesuaikan diri menjadi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 8 Jakarta Barat didasarkan SK. Menteri Agama RI No. 16, 17 dan 48/1978 pada tanggal 16 Maret 1978. Maka kelas 1, 2 dan 3 PGAN 4 Tahun berubah menjadi MTs. Negeri 8 Jakarta.

MTsN 8 Jakarta yang berlokasi di Jalan Seruni, Komplek BTN Kresek Indah, Duri Kosambi, Cengkareng, merupakan MTs Negeri pertama dan tertua di Kota Jakarta Barat. Madrasah ini memiliki peran besar dalam melahirkan lembaga pendidikan Islam lain di wilayah Jakarta.
Perkembangan dan Perluasan
  • Tahun 1984: Dipimpin oleh Drs. H. Lukman Hakim, madrasah membangun beberapa kelas jauh di Kalimati, Jelambar, dan Kresek.
  • Tahun 1994: Kelas-kelas jauh tersebut resmi dinegerikan menjadi madrasah mandiri:
    • Lokasi Kresek menjadi MTsN 8.
    • Lokasi Jelambar menjadi MTsN 10.
    • Lokasi Kalimati menjadi MTsN 11. 
  • Tahun 2005–2009: Dilakukan renovasi total gedung utama untuk meningkatkan kualitas sarana. Selama masa pembangunan, kegiatan belajar dipindahkan sementara ke kawasan Semanan, di mana pihak madrasah kembali merintis kelas jauh baru (Gedung B).
  • Tahun 2010: Kelas jauh di Semanan tersebut resmi dinegerikan dan kini tercatat sebagai MTsN 40 Jakarta.

Berikut nama-nama Kepala Madrasah yang pernah menjabat :
  1. 1979 – 1986 Drs. H. Lukman Hakim
  2. 1986 – 1988 Drs. Komarudin
  3. 1989 – 1990 Drs. H. Kadwi Syafii (plt)
  4. 1990 – 1994 Drs. H. Sa’adi. AZ
  5. 1994 – 1998 Drs. H. Mu’allim, MM
  6. 1998 – 2002 Drs. H. Marzuki. AH
  7. 2002 – 2004 Drs. H. Toto A. Rahman
  8. 2005 – 2009 Drs. H. Noer Achpas Asy’ari, MM
  9. 2009 – 2011 Drs. H. Budi Haerawan, M.si
  10. 2011 - 2016 Drs. H. A. Mawardi, MM
  11. 2016 - 2023 Anwar Fikri, S.Ag
  12. 2023 - 2024 Desi Puspitosari, M.Pd
  13. 2024 - 2024 Hj. Makiyah, M.Pd
  14. 2024 - 2025 Nur Afnidar, S.Pd (PLT)
  15. 2025 -  (Saat ini)  Mohammad Taufik, S.Ag

Chat WhatsApp Chat WhatsApp