Jakarta, (Humas MTsN 8 Jakarta Barat) - MTs Negeri 8 Jakarta Barat kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan kokurikuler bagi peserta didik dengan menghadirkan materi edukatif yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan perkembangan teknologi. Kegiatan ini diisi dengan penyuluhan tentang bullying dan dampaknya serta materi bijak bermedia sosial.
Dalam sesi pertama, Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Kosambi , bapak AIPDA Ahmad Haris memberikan penjelasan kepada para peserta didik dari kelas 7 sampai kelas 9 mengenai bullying atau perundungan, bentuk-bentuk perilaku perundungan, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun lingkungan belajar. Para peserta didik diberikan pemahaman agar tidak melakukan tindakan bullying, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Bhabinkamtibmas juga mengajak seluruh peserta didik untuk membangun hubungan pertemanan yang positif, saling menghargai, dan berani menyampaikan kepada guru atau pihak yang dipercaya apabila menemukan tindakan perundungan di lingkungan madrasah.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan materi “Bijak Bermedia Sosial” yang disampaikan oleh perwakilan Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat, bapak Nur Izzudin. Dalam materi tersebut, para peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, menjaga etika dalam berkomunikasi di dunia maya, serta berhati-hati dalam membagikan informasi.
Para peserta didik juga diingatkan bahwa penggunaan media sosial harus dilakukan secara cerdas dan positif. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa kebenarannya sebelum dibagikan agar tidak ikut menyebarkan berita yang keliru atau merugikan orang lain. Saring sebelum Sharing.
Setelah rangkaian pembinaan dan kokurikuler selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan madrasah. Para peserta didik secara bersama-sama membersihkan area sekitar madrasah, memungut sampah, merapikan lingkungan, serta menjaga kebersihan fasilitas yang digunakan bersama. Area yang dibersihkan tidak hanya bagian dalam lingkungan madrasah tetrapi hingga ke jalan-jalan di luar madrasah bahkan hingga ke mushalah warga sekitar madrasah.
Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, disiplin, dan gotong royong. Melalui kegiatan pembinaan, kokurikuler, dan kerja bakti ini, MTs Negeri 8 Jakarta Barat terus berupaya membentuk peserta didik yang berkarakter, mampu menjaga hubungan sosial dengan baik, bijak dalam menggunakan teknologi, serta peduli terhadap kebersihan dan lingkungan madrasah.